Dragon Media Project99

Musik, arransemen musik, Alat Musik, Lighting, Recording, perawatan alat musik, event, Traveling dan Outbound.

Musik dan alat Musik

Musikal arransemen, penyediaan alat musik, perawatan dan perbaikan alat musik, stem piano.

Audio, Video dan Recording

penyediaan, setup dan seting Audio system. penyediaan video visual, recording event, clip (audio dan video), dokumentasi (photo dan video)

Lighting dan Stage

Penyediaan lighting event, setup dan seting lighting. Penyediaan stage event, seting dan setup stage.

Tour, Traveling dan Outbound

Tour Traveling Destinasi dan event, Outbound Destinasi dan event.

Tampilkan postingan dengan label Destinasi Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Destinasi Wisata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2016

Batik Tulis Khas Sampang Madura

Banyak seni kreasi yang dapat tumbuh dan berkembang  di kabupaten sampang yang memiliki nilai jual dan nilai artistik yang cukup tinggi yang dapat menarik perhatian masyarakat nusantara,

salah satunya adalah kerajinan batik tulis khas Sampang. keunikan batik tulis khas Sampang di bandingkan dengan batik tulis daerah lain yaitu terletak dari corak tumbuhan jalar dan dominasi warna coklat sehingga menciptakan komposisi yang seimbang. Tempat pembuatan batik tulis yang terkenal di kabupaten Sampang yaitu terletak di Jl. Gelatik, kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Batik Pamekasan, Madura

Garam kini bukan satu-satunya produk unggulan Pulau Madura. Karapan sapi juga bukan satu-satunya budaya khas pulau ini. Madura kini  juga sohor sebagai pusat batik tradisional.

Tepatnya di Kabupaten Pamekasan. Kabupaten ini terdiri atas 13 kecamatan, yang dibagi lagi atas 178 desa dan 11 kelurahan. Sebagian besar warga di wilayah ini adalah perajin batik.

Batik Madura memiliki ciri khas tersendiri. Warnanya mencolok dan motifnya terhitung berani. Membatik sudah dilakoni masyarakat Pamekasan jauh sebelum republik ini berdiri.

Semula membatik hanya dilakukan di sela kesibukan sehari-hari warga sebagai buruh dan petani sehingga tidak ada target. "Kalau ada pesanan dalam jumlah banyak, kita baru mengajak banyak orang. Termasuk mencari pinjaman uang untuk modal,"

Namun berbekal niat meneruskan warisan nenek moyang, kini semua itu berubah. Pola pekerjaan sampingan pun beralih menjadi pekerjaan utama yang dipadu dengan keahlian yang dimiliki. Sejumlah perajin mengaku mendapatkan penghasilan lebih tinggi dari produksi batik yang dikerjakannya. Kini batik Pamekasan tak hanya diminati di dalam negeri, wisatawan mancanegara pun mulai mengoleksinya.

Batik Pamekasan, Madura

Batik Tulis Sumenep

Batik Tulis Sumenep merupakan salah satu warisan budaya dari Keraton Sumenep. Secara Umum batik tulis ini hampir sama dengan batik tulis di Madura pada umumnya, namun yang membedakan dari daerah lain, selain pewarnaannya yang cenderung kontras, batik tulis Sumenep mempunyai motif yang unik. Sentra batik tulis Sumenep terdapat di daerah Pakandangan, Bluto, sekitar 16 km ke arah selatan dari pusat Kota Sumenep.
Sejarah

Sentra batik tulis di Desa Pakandangan Barat, Bluto, dan kapedi Sumenep, Madura sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan Kerajaan Sumenep masih berdiri. Sampai sekarang sentra batik tersebut masih bertahan. Sembari tetap mempertahankan tradisi batik tulis, mereka tetap mengikuti perkembangan motif dan desain dalam membatik.

Desa Pakandangan Barat, Bluto, Sumenep, sudah terkenal sebagai sentra produksi batik tulis sejak zaman Belanda. Bahkan, sentra kerajinan batik tulis di desa ini sudah mulai kondang sejak Kerajaan Sumenep masih eksis hingga berakhir di bawah kekuasaan Ario Prabuwinoko pada tahun 1926-1929. Tak heran, bila motif batik buatan desa ini banyak dipengaruhi tradisi keraton. Misalnya, terlihat motif kipas yang sudah ada sejak tahun 1930-an

Jumat, 04 Desember 2015

Rammang rammang maros


Adalah Rammang Rammang Maros. Wisata alam di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang belum tersentuh modernisasi.

Di Rammang Rammang Maros traveler akan menyaksikan keindahan pegunungan Karst. Berbeda dengan pegunungan karst di daerah lain. Rammang Rammang Maros merupakan pegunungan kapur dengan tumbuhan yang hidup subur di permukaan batunya. Fenomena ini hanya satu-satunya di Indonesia.

Rammang Rammang Maros juga merupakan pegunungan kapur terluas ketiga di dunia setelah Cina Selatan dan Vietnam.

Tempat ini persis terletak di dusun Rammang Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa. Dari pusat kota Makassar dapat dijangkau sekitar 1,5 sampai 2 jam dengan berkendara ke arah utara.

Panorama yang disuguhkan tempat ini akan membuat Anda tidak percaya jika Rammang Rammang Maros ada di Indonesia

Bahkan banyak orang mengira tempat ini berada di Krabi, Thailand. Hanya saja, bedanya Rammang Rammang Maros dikelilingi sungai dan persawahan, bukannya pantai.

Anda yang ingin berlibur, tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Karena Indonesia punya segudang tempat yang lebih menarik untuk dikunjungi seperti Rammang Rammang Maros.

Selasa, 17 November 2015

kebun bibit / Taman Flora - Surabaya


Taman Flora (Kebun Bibit) terletak di Jalan Bratang, Surabaya. Lokasinya yang cukup dekat dengan terminal Bratang membuat akses tempat ini tidak sulit untuk dijangkau para pengunjung. Apabila anda melewati pagar depan Taman flora, jangan kaget apabila pintunya selalu tertutup, karena sebenarnya pintu masuk ada di bagian belakang. Jadi kita harus berputar dulu melewati bagian depan lantas belok kiri dan lurus, di sanalah pintu masuknya.

            Taman flora bisa dikatakan sebagai wisata alam yang murah di tengah kota, karena tidak dipungut biaya untuk tiket masuknya (hanya dikenakan biaya parkir kendaraan saja). Apabila hari sabtu dan minggu telah tiba, jangan heran bila cukup banyak pengunjung yang berdatangan, untuk sekedar berlibur ataupun berolahraga.

Rabu, 11 November 2015

Pantai plengkung - Banyuwangi


Pantai yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini merupakan salah satu surganya para peselancar.

Dikenal juga dengan nama G-Land, Anda dapat merasakan serunya menunggangi gulungan ombak pantainya yang memukau. Dengan ombak tinggi, besar, dan memanjang itulah Pantai Plengkung dikenal sebagai salah satu pantai dengan ombak terbesar di dunia.
Pantai Plengkung Banyuwangi berada dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Lokasinya terletak di sebelah tenggara Pulau Jawa, berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.
Alamat Pantai Plengkung: Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Selasa, 06 Oktober 2015

Masjid Tiban Turen - Malang

Masjid Ajaib atau juga Masjid Tiban adalah sebenarnya Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang terletak di Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah). Nama yang cukup panjang yang mempunyai makna Laut Madu atau, "Fadilah Rohmat" (Segarane, Segara, Madune, Fadhole Rohmat-terjemahan Bahasa Jawa)


Disebut Masjid tiban karena Konon masjid yang sangat megah ini dibangun tanpa sepengetahuan warga sekitar, dan menurut mitos dibangun oleh jin dalam waktu hanya semalam. Namun, ketika desas-desus ini dikonfirmasi kepada “orang dalam”, dikatakan bahwa pembangunan masjid – yang sebenarnya merupakan kompleks pondok pesantren secara keseluruhan – semua bersifat transparan karena dikerjakan oleh santri dan jamaah. Bantahan dari “orang dalam” itu jelas sekali terpampang di depan meja penerima tamu dengan tulisan besar-besar, “Apabila ada orang yang mengatakan bahwa ini adalah pondok tiban (pondok muncul dengan sendirinya), dibangun oleh jin dsb., itu tidak benar. Karena bangunan ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah yang murni dibangun oleh para santri dan jamaah.”


Pondok Pesantren tersebut konon mulai dibangun pada tahun 1978 oleh Romo Kiai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam, atau yang akrab disapa Romo Kiai Ahmad. Bangunan utama pondok dan masjid tersebut sudah mencapai 10 lantai, tingkat 1 sampai dengan 4 digunakan sebagai tempat kegiatan para Santri Pondokan, lantai 6 seperti ruang keluarga, sedangkan lantai 5, 7, 8 terdapat toko-toko kecil yang di kelola oleh para Santriwati (Santri Wanita), berbagai macam makanan ringan dijual dengan harga murah, selain itu ada juga barang-barang yang dijual berupa pakaian Sarung, Sajadah, Jilbab, Tasbih dan sebagainya.


Tak hanya unik, di dalam ponpes tersebut juga tersedia kolam renang, dilengkapi perahu yang hanya khusus untuk dinaiki wisatawan anak-anak. Di dalam komplek ponpes itu juga terdapat berbagai jenis binatang seperti kijang, monyet, kelinci, aneka jenis ayam dan burung.

Senin, 21 September 2015

Rumah Batik - Surabaya

Rumah Batik Tambak Dukuh - Surabaya


Batik sudah menjadi ikon nasional dan diakui dunia pasca ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Di Indonesia batik menjadi baju seragam baik instansi negeri maupun swasta.

Masing masing daerah mempunyai ciri khas corak yang berbeda-beda. seperti corak Yogya, Solo, Cirebon, Pekalongan dan lain-lain. Bahkan di Yogyakarta ada beberapa tempat wisata dimana kita bisa mngikuti kursus singkat membatik diantaranya kampung Mangunan dan Desa Giriloyo

Jawa Timur juga mempunyai keaneka ragaman batik yang cukup banyak. Sedikitnya ada 16 kabupaten yang mempunyai corak dan ragam tersendiri.yakni batik Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Pasuruan, Malang, Batu, Jombang, Kediri, Pacitan, Banyuwangi, Jember dan Tulungagung.



Tentu akan merepotkan jika harus mendatangi daerah-daerah itu satu persatu jika ingin melihat ragam batik. Untuk melihat koleksi aneka ragam batik seluruh Jawa Timur tersebut repot kalau harus mendatangi satu persatu daerah penghasil batik tersebut. Di Yogyakarta aneka batik tersimpan di Museum Batik, sedangkan jika di Surabaya Anda bisa datang ke Rumah Batik Jawa Timur. Terletak di Jl. Tambak Dukuh I No. 4 Surabaya, rumah ini merupakan inisiatif pengrajin batik asal Pamekasan Madura bernama Faiqah Ismail.

Di Sini kita dapat menyaksikan hampir 2.000 lembar batik dengan berbagai rumah batik jatim1corak dan ragam. Tak heran jika kemudian Rumah Batik Jawa Timur mendapatkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Bukti penghargaan tersebut berupa batik berlogo kota Surabaya terbesar yang bisa Anda saksikan jika berkunjung ke rumah batik tersebut. Rumah Batik Jawa Timur dibuka untuk umum mulai tahun 2004 ini dapat dikunjungi pada sejak pukul 08.00 – 20.00 WIB setiap hari kerja atau hingga pukul 19.00 WIB saat akhir pekan.

Jumat, 11 September 2015

Wisata Kuliner Surabaya

Bagi Para wisatawan yg sedang berkunjung ke kota Pahlawan - Surabaya jangan lupa untuk mampir ke beberapa wisata kuliner khas dan yang top markotop di surabaya...
berikut ini beberapa wisata kuliner yg wajib di kunjungi...slamat menikmati..

Sate kelopo ondomohen - Surabaya

Pernah menyantap sate yang dibaluri parutan kelapa saat dibakar? Jika belum, inilah saatnya Anda mencoba. Sate Klopo Ondomohen Ny. Asih yang terletak di Jalan Walikota Mustajab 36 merupakan salah satu tempat wisata kuliner populer di Surabaya.

Sate bisa dibuat dari daging ayam, sapi, jeroan, udang dan sumsum. Sate disajikan dengan saus kacang, irisan bawang, cabe dan sepiring nasi atau lontong yang ditaburi serundeng atau abon kelapa parut.


Soto lamongan Cak Har - Surabaya

Meskipun bukan merupakan kuliner khas Surabaya, namun Soto Lamongan Cak Har ini banyak diminati oleh warga asli Surabaya maupun wisatawan. Berbeda dengan soto Lamongan pada umumnya, di sini kuah soto menggunakan santan sehingga lebih kental dan gurih. Selain itu, taburan koya pun menambah nikmat santap kuliner Anda.

Tempat wisata kuliner yang terletak di Jalan Ir. H. Soekarno ini menyajikan soto dengan banyak pilihan mulai dari jeroan, daging ayam, brutu, kulit sampai ceker ayam. Menariknya, pengunjung banyak yang meminta balungan atau tulang ayam. Apa istimewanya tulang ayam ini? Pelanggan di sini senang menyesap tulang yang sudah lunak ini. Balungan ini diberikan secara gratis selama persediaan masih ada

Lontong Balap Garuda - Pak Gendut

 lontong balap juga menjadi kuliner khas Kota Pahlawan yang tak boleh Anda lewatkan. Salah satu tempat populer yang menjualnya adalah Lontong Balap Garuda Pak Gendut yang terletak di Jalan Prof. Dr. Moestopo (sebelumnya di Jalan Kranggan).

Tempat wisata kuliner yang telah dirintis sejak tahun 1956 ini sekarang dikelola oleh generasi ketiga, namun rasanya tak berubah sejak pertama kali disajikan. Perpaduan antara lontong, tauge, lento, kuah dan bumbu petisnya sangat pas dan menghasilkan cita rasa yang luar biasa lezat. Anda juga bisa memesan sate kerang dan es kelapa muda sebagai teman bersantap.















Kamis, 03 September 2015

PUSAT SEPATU WEDORO


 WEDORO - Waru

Wedoro adalah sebuah desa di Kecamatan Waru, Sidoarjo, di daerah perbatasan Surabaya. Desa ini telah berkembang menjadi pusat Industri kerajinan Sandal dan Sepatu sejak Kemerdekaan Indonesia.

Desa ini berhasil meningkatkan komoditas ekonomi dalam bidang industri rumah tangga dengan membuat sepatu dan sandal atau bahkan tas.

Wedoro terkenal dengan industry sepatunya, dan ada banyak pembeli setia yang selalu datang dan membeli di sini. Jumlah outlet telah mencapai lebih dari 210 toko. Sementara, jumlah perajin dari yang dicatat oleh Asosiasi Pengusaha Sepatu dan Sandal adalah sekitar 600. Kemampuan produksi pengrajin di Wedoro sekitar 100 grosir / minggu / perajin. Di Waru, Kabupaten Sidoarjo, ada 17 desa, 9 diantaranya menjadi pusat industri sandal dan sepatu, yaitu Wedoro, Kepuh Kiriman, Brebek, Wadung Asri, Tambak Rejo, Ngingas, Tropodo, dan Janti.


Rabu, 26 Agustus 2015

Wisata Lumpur Lapindo

Lumpur Lapindo



Dibalik bencana yang menimpa warga Porong Sidoarjo ada berkah yang tersimpan dengan banyaknya orang datang yang hanya untuk melihat peristiwa Semburan Lumpur Panas ini. Beberapa warga Porong menyediakan tangga yang dibuat dari kayu bertujuan untuk mempermudah warga dari daerah lain untuk melihat Lumpur Panas yang terus menyembur kepermukaan. Wisatawan hanya dimintai dana seiklasnya dan biaya parkir. Mungkin anda yang belum pernah melihat Semburan Lumpur Panas ini tidak ada salahnya mencoba datang dan melihat secara langsung Semburan Lumpur Panas yang sudah menyembur bertahun-tahun ini dan menenggelamkan beberapa kecamatan yang ada di Kab. Sidoarjo - Jawa Timur.

Semburan Lumpur Panas di Kab. Sidoarjo - Jawa Timur.
Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, sejak tanggan 29 Mei 2006. Semburan Lumpur Panas selama beberapa Tahun ini menyebabkan tergenangnya kawasan pemukiman warga, perindustrian bahkan pertanian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta mempengaruhi aktivitas ekonomi di Jawa Timur. Pasalnya dampak semburan lumpur meluber hingga kejalan raya dan memutus jalan tol yang merupakan jalan utama yang sering dilalui oleh kendaraan-kendaraan yang mau ke arah selatan ataupun sebaliknya.

PT. Minarak Lapindo selaku perusahaan yang melakukan pengeboran disekitar lokasi semburan lumpur lapindo di gadang-gadang salah satu penyebabnya. Akibat yang di timbulkan oleh Lumpur Panas ini adalah beberapa sektor baik kantor pemerintahan, beberapa perusahaan dan ribuan warga yang harus rela kehilangan tempat tinggal mereka yang sudah di tempati beberapa tahun bahkan puluhan tahun.

Ranu Kumbolo, lumajang

Ranu Kumbolo


Danau di Indonesia
Ranu Kumbolo adalah sebuah danau gunung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letaknya di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru. Luasnya 15 hektare. Ranu Kumbolo adalah bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Provinsi: Jawa Timur

Senin, 08 Juni 2015

Masjid Cheng Ho - Surabaya


Terletak di Jalan Gading Surabaya. Masjid ini memiliki arsitektur oriental dengan permainan dan sentuhan seni tingkat tinggi di sana sininya, dimana melambangkan akulturasi budaya Cina, Jawa dan Islam. Akulturasi tersebut dituangkan dalam warna campuran antara hijau, beralih ke kuning dan merah.

Bangunan ini merupakan arsitektur khas Cina dengan penggabungan dari "Joglo" Jawa. Hal ini pula menunjukkan adanya percampuran budaya Cina dan Jawayang telah terjalin sejak dahulu kala. Nama Masjid Cheng Ho diambil dari nama Laksamana Cheng Ho, yaitu seorang Laksamana dari Cina dan menjadi muslim selama masuk ke Majapahit.

Bentuk Masjid Cheng Ho terinpirasi dari Niu Jei, Masjid di Beijing, Cina, yang dibangun pada 996 M

Terkait dengan interior, terdapat banyak sentuhan interion Cina di setiap sudut Masjid. Sebagai contoh, Pagoda yang ada di gerbang masuk. Ada juga naga dan singa terbuat dari lilin dengan bertuliskan firman Allah dan dibuat dalam huruf Arab di puncak Pagoda. Di sisi kiri bangunan, ada Bedug selalu menjadi bagian dari sebuah Masjid besar.

Bangunan masjid memiliki delapan sisi dan setiap nomor memiliki artinya sendiri menurut kepercayaan Islam dan Cina. Nomor 11 melambangkan ukuran Ka'bah, dan nomor sembilan adalah menggambarkan 'Wali Songo' sebagai penyebar Islam di Pulau Jawa. Sementara angka delapan melambangkan bahwa pat kwa yang berarti keberuntungan atau mulia.

Watu Dodol

Kawasan Wisata Pantai Watu Dodol merupakan pintu masuk ke Kabupaten Banyuwangi dari wilayah Kabupaten Situbondo. Nama Watu Dodol sendiri merujuk kepada sebuah batu besar setinggi 6 meter yang berlokasi tepat di antara kedua ruas jalan raya

Watu Dodol merupakan batu karang berwarna hitam yang sangat keras serta memiliki bentuk yang unik, yaitu bagian atasnya lebih besar daripada dasarnya. Pada bagian selatan sisinya, tumbuh sebatang pohon kelor yang menambah keunikan batu tersebut. Meskipun dulu terlihat angker, tetapi kini Watu Dodol terlihat asri karena dihiasi taman sebagai jalur hijau.

Pada masa Blambangan diperintah oleh Minak Jinggo, sempat terjadi peperangan antara pasukan Blambangan dengan Majapahit. Pasukan Blambangan mengalami kekalahan sehingga banyak yang melarikan diri menuju pantai di utara.

Seorang prajurit Blambangan membawa bekal berupa jadah (sejenis dodol, yaitu jenang ketan berbentuk lonjong seukuran telapak tangan). Saat beristirahat di tepi pantai, bekal yang ia bawa tertinggal. Dodol tersebut akhirnya berubah menjadi Watu Dodol

Jumat, 22 Mei 2015

Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam,  adalah sebuah museum kapal selam yang terdapat di Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya. Terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia. Monumen ini berada di Jalan Pemuda, tepat di sebelah Plasa Surabaya. Selain itu di tempat ini juga terdapat sebuah pemutaran film, di mana ditampilkan proses peperangan yang terjadi di Laut Aru. Jika ingin mengunjungi tempat wisata ini, maka akan ditemani oleh seorang pemandu lokal yang terdapat di sana

Ada cerita unik di balik hadirnya monumen Kapal Selam ini. Pada suatu malam Pak Drajat Budiyanto yang merupakan mantan KKM KRI Pasopati 410 (buatan Rusia) ini dan juga mantan KKM KRI Cakra 401 (buatan Jerman Barat), bermimpi diperintahkan oleh KSAL pada waktu itu untuk membawa kapal selam ini melayari Kali Mas. Ternyata mimpi itu menjadi kenyataan. Dia ditugaskan untuk memajang kapal selam di samping Surabaya Plaza. Caranya dengan memotong kapal selam ini menjadi beberapa bagian, kemudian diangkut ke darat, dan dirangkai dan disambung kembali menjadi kapal selam yang utuh.

Terima kasih telah membaca artikel kami, dan nantikan artikel kami berikutnya.
Indah Negeriku

Kamis, 21 Mei 2015

Patung Joko Dolog - Surabaya


Patung Joko Dolog, terletak di taman Apsari, Surabaya. Menurut legenda, patung ini dibuat pada 1211 Saka atau 1289 M di makam Wurarare [Lemahtulia], yang merupakan rumah Mpu Bharadah di desa Kedungwulan, dekat kota Nganjuk, Jawa Timur.

Patung ini dibuat untuk menghormati Putra Kertanegara, yaitu Wisnu Wardhana sebagai raja Singosari pada saat itu. Dia terkenal karena kebijaksanaannya, pengetahuan luas di bidang hukum dan ketaatan kepada agama Buddha dan cita-cita yang ingin mempersatukan bangsa Indonesia.

Menurut Bupati Surabaya, Patung Joko Dolog ditemukan di kandang gajah. Pada 1827 pada era pemerintah Hindia Belanda, yang berada di bawah Residen De Salls, memindahkan patung itu ke Surabaya dan ditempatkan di taman Apsari. Patung ini sering dikunjungi oleh beberapa orang yang ingin menghormati nilai sejarah yang ada.

Terima kasih telah membaca artikel kami, dan nantikan artikel kami berikutnya.
Indah Negeriku

Jembatan Suramadu


Jembatan Suramadu adalah jembatan di atas perairan selat Madura. Sesuai dengan namanya, Jembatan Suramadu menghubungkan Surabaya dan Madura. Dengan panjang hampir mencapai 5,500 meter.
 Jembatan Suramadu adalah jembatang yang terpanjang di Indonesia. Dibangung dengan tujuan awal mempercepat pembangunan Madura, sekarang ini Jembatan Suramadu telah menjadi ikon sekaligus tempat wisata di Surabaya yang sangat terkenal.

Terima kasih telah membaca artikel kami, dan nantikan artikel kami berikutnya.
Indah Negeriku

Selasa, 19 Mei 2015

Air Terjun Putuk Truno

Air Terjun Putuk Truno memiliki ketinggian air sekitar 45 m dan berada kaki Gunung Welirang dan Arjuno.  Air Terjun berada kawasan wisata Tretes dan berjarak hanya sekitar 400 m dari Air Terjun Kakek Bodo.
Konon, nama air terjun ini diambil dari mitos seseorang yang bernama Joko Truno, seseorang yang bertapa disekitar lokasi air terjun hingga menjelma menjadi ular (Putuk).
Lokasi
Terletak di Jalan Putuk Truno, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Propinsi Jawa Timur.

Peta dan Koordinat GPS: 7° 41' 27.86" S  112° 37' 58.66" E

Aksesbilitas
Berjarak sekitar 55 km ke arah selatan kota Surabaya.
Dari pintu masuk utama yang berada di jalan Putuk Truno Pringgen, sekitar 500 m dari jalan raya Pandaan - Tretes.  Kondisi jalan ini menanjak hingga menuju pos masuk. selanjutnya dari pos masuk ini perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni jalan setapak kurang lebih 300 m hingga mencapai lokasi air terjun.  Jalan setapak ini sudah dibeton dan dibuatkan undak-undak hingga memudahkan pengunjung datang.  Di beberapa tempat, terlihat papan peringatan untuk berhati-hati karena daerah tersebut rawan longsor.  Di sisi sebelah kanan adalah tebing, sementara di samping kiri adalah sungai yang tertutupi oleh rimbunnya pepohonan.  Di atas tebing sebelah kiri terlihat vihara yang persis dibangun di pinggir tebing.

Fasilitas dan Akomodasi
Di sekitar Air terjun Putuk Truno, disediakan tempat duduk.  Juga ada tangga yang diberi pegangan untuk turun ke dasar air terjun.

Terima kasih telah membaca artikel kami, dan nantikan artikel kami berikutnya.
Indah Negeriku

Senin, 18 Mei 2015

Masjid Ampel - Surabaya Jawa Timur

Di usianya yang masih belia 20 tahun, nama Raden Achmad Rachmatulloh adalah seorang figur yang alim, bijak, berwibawa dan banyak mendapat simpati dari masyarakat.

Sebagai seorang yang pandai dengan ilmu-limu agama, dia dipercaya Raja Majapahit untuk berdakwah dan menyebarkan agama Islam di Surabaya (dulu namanya Ampel Dento).

Dia pun memimpin sebuah dakwah di Surabaya, namun karena terkendala tempat, Raden berinisiatif bersama masyarakat sekitar membangun sebuah masjid pada tahun 1421 M, untuk media dakwahnya.

Ditempat tersebutlah, Raden Achmad yang kini dikenal sebagai Sunan Ampel menghabiskan masa hidupanya di masjid itu. Hingga akhirnya pada tahun 1481 meninggal dunia, dan makamnya pun terletak disebelah kanan depan masjid Ampel.

Masjid yang dikenal sebagai masjid terbesar nomor dua di Surabaya ini, kini tidak henti-hentinya diramaikan para penjiarah yang ingin melihat langsung makam Sunan Ampel dari dekat.

Bahkan setiap menjelang dan selama bulan ramadhan makam dan masjid Sunan Ampel di Surabaya selalu dipadati pengunjung. Di tempat ini konon, kabarnya menjadi tempat berkumpulnya para ulama dan Wali Allah dari berbagai daerah di tanah Jawa.

Ditempat ini pula, para ulama membicarakan ajaran Islam sesuai petunjuk Allah. Sekaligus membahas metode penyebarannya di Pulau Jawa.

Masjid Sunan Ampel yang dibangun dengan gaya arsitektur jawa kuno dan nuansa arab islami yang sangat lekat ini, terasa kental bagi masyarakat setempat.

Kemudian oleh warga Ampel Masjid dan makam Sunan Ampel dibangun sedemikian rupa agar orang yang ingin melakukan sholat di masjid dan berziarah dapat merasa nyaman dan tenang. Hal ini tampak jelas dengan dibangunnya lima Gapuro (Pintu Gerbang) yang merupakan simbol dari Rukun Islam.

Dari arah selatan tepatnya di jalan Sasak terdapat Gapuro bernama Gapuro Munggah, dimana pejiarah akan menikmati suasana perkampungan yang mirip dengan pasar Seng di Masjidil Haram Makkah, yang menggambarkan seorang muslim wajib naik haji jika mampu.

Setelah melewati lorong perkampungan yang menjadi kawasan pertokoan yang menyediakan segala kebutuhan, mulai busana muslim, parfum, kurma dan berbagai assesoris orang yang sudah pernah melakukan ibadah haji lengkap tersedia di pasar Gubah Ampel Suci.

Kemudian pejiarah dapat melihat sebuah Gapuro Poso (Puasa) yang terletak di selatan Masjid Sunan Ampel. Kawasan Gapuro Poso ini memberikan suasana pada bulan puasa Ramadhan, yang artinya seorang muslim wajib berpuasa.

Selesai melewati Gapura, pejiarah akan memasuki halaman Masjid, disana akan tampak bangunan Masjid Induk yang megah dengan menaranya yang menjulang tinggi yang dibangun oleh Sunan Ampel, dan sampai sekarang masih tetap utuh baik menara maupun tiang penyangganya.

Banyak para pejiarah menghabiskan waktunya untuk salat, berzikir, tadarus dan bahkan tidak sedikit pejiarah yang berdoa di samping makam Sunan Ampel.

Setelah selesai, perjalanan dapat dilanjutkan, dan pejiarah akan menjumpai Gapuro Ngamal, yang artinya bershodaqoh. Shodaqoh itupun digunakan untuk pelestarian dan kebersihan kawasan Masjid dan Makam. Itupun menggambarkan Rukun Islam tentang wajib zakat.

Gapura lainnya yang letaknya tidak jauh dari tempat tersebut yakni Gapuro Madep, persis di sebelah barat Masjid Induk, dan disana para pejiarah akan menjumpai makam Mbah Shanhaji, sebagai simbol arah kiblat Masjid Agung Sunan Ampel, yang menggambarkan sholat menghadap kiblat.

Terakhir, para pejiarah akan melihat Gapuro Paneksen untuk masuk ke makam. Ini menggambarkan sebagai syahadat "Bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah".

Hal lain yang dapat menjadi daya tarik pejiarah adalah, dilokasi tersebut terdapat sumur yang dulu dibuat oleh Sunan Ampel dan pengikutnya.

Masyarakat sekitar meyakini, dengan meminum air sumur yang berada di belakang masjid akan membawa berkah tersendiri.

Selain sumur, bentuk peninggalan unik bernilai religi dan berarsitektur Islami lainnya adalah masjid yang masih berdiri kokoh.

Menurut sejarah, dalam masa penjajah, masjid yang berbahan kayu jati yang didatangkan dari beberapa wilayah di Jatim ini punya 'karomah' tersendiri.

Bahkan, saat kolonial membombardir Surabaya dengan peluru dari berbagai arah, dan menimbulkan kerusakan di sana-sini. Masjid Ampel tidak terusik atau mengalami kerusakan sedikitpun.

"Kata orang tua-tua dulu tempat ini berkaromah. Selalu dilindungi Allah," ujar Ibrahim warga keturunan Arab yang mengatakan lima generasi diatasnya lahir dan berdagang di kawasan Ampel, Surabaya.

Hingga kini, kawasan Masjid Ampel semakin terkenal. Tidak hanya dari dalam kota, pengunjung terus berdatangan dari berbagai penjuru tanah air dan manca negara, karena tidak ingin menyia-nyiakan tempat bersejarah itu.

Guna melindungi dan melestarikan budaya dan sejarah bangsa, pemerintah Provinisi Jawa Timur menjadikannya masjid tersebut sebagau cagar budaya dan kawasan wisata religi, terus melalukan pemugaran.

Tidak ketinggalan, di lokasi ini banyak ditemukan pedagang kaki lima yang menjual berbagai aksesoris keperluan salat, pernak-pernik, berbagai makanan khas Ampel 'Kue Ebi', hingga ditemukan makanan Arab atau yang disebut 'gulai Arab'

Terima kasih telah membaca artikel kami, dan nantikan artikel kami berikutnya.
Indah Negeriku

Pantai Papuma Jember

Pantai Papuma, satu lagi pantai yang populer dan tak kalah indahnya di kawasan Jember. Tepat

Di sepanjang pantai Papuma terdapat pasir putih yang bersih dan indah, dan memungkinkan para wisatawan asing yang datang untuk berjemur di pantai tersebut. Disamping keindahan alamnya, pantai ini juga kaya akan fauna seperti Biawak, Ayam Alas, burung-burung dengan ragam jenisnya, Babi Hutan, Rusa, Landak dan Trenggiling.

Di pantai ini disediakan beberapa sarana pendukung bagi mereka yang ingin menikmati suasan Papuma lebih lama, seperti penginapan dan bumi perkemahan. Saat matahari terbenam, suasana di pantai Papuma akan semakin indah untuk dinikmati. Senja yang temaram dan desir laut yang semakin bergemuruh menimbulkan suasan drmatis yang enggan untuk ditinggalkan.

berada di pesisir selatan Jawa Timur, atau lebih tepatnya terletak di desa Lojejer, kecamatan Wuluhan, 45 Km arah selatan kota Jember, pantai Papuma menawarkan nuansa yang sangat indah untuk dikunjungi.

Terima kasih telah membaca artikel kami, dan nantikan artikel kami berikutnya.
Indah Negeriku