Rabu, 16 September 2015

Bonang Jawa Timur (Alat Musik Tradisional Indonesia)

Alat musik Tradisonal dan cara memainkannya


Teknik memainkan Bonang dikenal dengan 3 cara yang akan saya jelaskan secara rinci di bawah ini.

1. Teknik Dua Nada Dipukul Bersamaan

Teknik ini juga memiliki 2 macam jenis pukulan yaitu, Gembyang dan Kempyung

a. Gembyang

Teknik gembyang dilakukan dengan cara menabuh bonang menggunakan kedua tangan anda pada dua nada yang sama secara bersamaan.
Misalnya: nada 2 rendah dipukul bersamaan dengan nada 2 tinggi atau nada 1 tengah dipukul bersamaan dengan nada 1 tinggi.

b. Kempyung

Teknik Kempyung sedikit berbeda dengan teknik Gembyung. Teknik Kempyung dilakukan dengan cara menabuh bonang menggunakan kedua tangan anda pada dua nada yang berbeda secara bersamaan.

2. Teknik Beberapa Nada Dipukul Satu Persatu

Teknik ini di daerah Jawa disebut dengan mipil. Mipil berasal dari kata pipil (bahasa jawa ) yang berarti mengambil biji jagung satu persatu. Hal tersebut yang serupa dengan teknik ini yang memukul bonang satu persatu pada bagian pencon (bagian atas bonang yang menonjol).
Mipil memiliki beragam jenis, diantaranya mipil lombo dan mipil lados
• Mipil lombo
Pola mipil jenis ini digunakan pada bonang barung di irama I. Ketikabonang barung dipukul dengan teknik mipil lombo, maka bonang panerus menggunkan teknik mipil lados.
• Mipil lados
Pola mipil jenis ini digunakan pada bonang barung di irama II. Ketikabonang barung dipukul dengan teknik mipil lados, maka bonang panerus menggunkan teknik mipil rangkep.

3. Teknik Imbal-imbalan

Teknik ini merupakan pola pukul imbal yang dilakukan oleh sepasang bonang, yaitu bonang barung dan bonang panerus. Biasanya teknik ini digunakan ketika penabuh gendang menabuh kendang ciblon.
Misalnya:
 Bonang Barung : . 1 . 3 . 1 . 3
 Bonang Panerus : 2 . 5 . 2 . 5 .
Bagaimana? Menarik bukan teknik dan cara memainkan alat musik bonang. Nah, tak ada salahnya anda mencobanya di rumah. Sebagai generasi penerus bangsa, anda harus paham dan bisa memainkan alat musik tradisional milik negara sendiri, jangan sampai alat musik ini diklaim oleh negara lain. Oleh karena itu cintai dan terus lestarikan musik tradisional Indonesia.
Cintailah budaya bangsa karna bangsa kita bunya beraneka ragam budaya yang tersebar diseluruh tanah air Indonesia yg kita cintai ini

0 komentar:

Posting Komentar